UKK
Ujian Kompetensi Keahlian

By A@nG Kunaifi 18 Mar 2019, 21:35:46 WIB Sekitar Kita
UKK

UKK

SMK AL HIKMAH 1. Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah bagian dari intervensi Pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan pada satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pelaksanaan UKK bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa pada level tertentu sesuai Kompetensi Keahlian yang ditempuh selama masa pembelajaran di SMK. UKK dilaksanakan oleh satuan pendidikan dalam bentuk ujian praktik yang menguji aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap pada 1 event.

UKK dapat dilaksanakan menggunakan standar yang ditetapkan oleh industri, Lembaga Sertifikasi Profesi, dan/atau perangkat uji yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Tempat-tempat uji kompetensi. Satuan pendidikan yang menyelenggarakan UKK harus dinyatakan layak sebagai tempat uji kompetensi oleh koordinator Ujian Nasional Tingkat Provinsi atau Lembaga Sertifikasi Profesi. Sebagaimana tahun sebelumnya, nilai UKK akan diperhitungkan sebagai Nilai Ujian Sekolah untuk mata pelajaran kompetensi kejuruan.

Salah satu jalur pendidikan formal yang menghasilkan tenaga kerja terampil adalah Sekolah Menengah Kejuruan(SMK). Lulusannya diakui pada jenjang 2 atau jenjang 3 dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Satu sisi, penyiapan sumber daya oleh Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK) sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan dan tuntutan pekerjaan di era kekinian.

Untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan pada siswa-siswi SMK maka dilaksanakan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK). Sebuah penilaian terhadap kompetensi yang dikuasai oleh siswa terhadap pencapaian kualifikasi selama mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.

UKK dilakukan pada akhir masa studi. Penyelenggaranya: Lembaga Sertifikasi Pendidikan (LSP) atau satuan pendidikan yang sudah terakreditasi bersama Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI).

Ujian praktik kejuruan SMK Al Hikmah 1 Sirampog dilaksanakan dengan berpedoman pada standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh DU/DI, LSP, dan perangkat uji yang dikeluarkan oleh Kemndikbud di tempat-tempat pelaksanaan uji kompetensi dari masing-masing satuan pendidikan yang telah memenuhi syarat dan layak untuk pelaksanaan UKK. Tentu saja, telah diverifikasi oleh koordinator ujian nasional tingkat provinsi atau BP2MK, dan koordinator LSP yang telah ditunjuk sebagai partner kerja sama sekolah atau satuan pendidikan.

Pelaksanaan ujian kompetensi keahlian, diuji oleh penguji yang berasal dari industri sebagai penguji eksternal dan guru produktif sebagai penguji internal. Hal ini sesuai persyaratan yang telah ditentukan. Yaitu, telah memiliki sertifikat asesor kompetensi dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP).

Tujuan diadakan UKK untuk mengukur ketercapaian kompetensi siswa yang telah mengikuti proses pembelajaran sesuai bidangnya masing-masing. Juga mengoptimalkan pelaksanaan sertifikasi kompetensi yang berorientasi pada capaian kompetensi lulusan SMK, sesuai kerangka kualifikasi nasional Indonesia (skill passport). Dan, memfasilitasi kerja sama SMK dengan dunia usaha atau industri, dalam rangka uji kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha atau industri.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment